Thursday, December 20, 2018

BANDAR CEME Rangkuman Beragam Teror Tak Berkesudahan yang Dialami Ruben Onsu

BANDAR CEME Rangkuman Beragam Teror Tak Berkesudahan yang Dialami Ruben Onsu

BANDAR CEME Rangkuman Beragam Teror Tak Berkesudahan yang Dialami Ruben Onsu



BANDAR CEME - Beberapa waktu belakangan ini, Ruben Onsu mengalami kejadian tidak menyenangkan. Mulai dari beragam teror mistis yang menimpa ia dan keluarganya, rumah yang dilempar batu oleh orang tak dikenal, hingga perampokan di vila miliknya.

Teror mistis dimulai saat Ruben melihat kemunculan ular kobra di kediamannya. Bukan cuma satu, tapi tiga ular kobra yang datang bergantian. Ternyata, teror itu hanya permulaan.

Selanjutnya, rentetan serangan gaib terjadi di kediaman Ruben selepas tengah malam. Dan hal tersebut hampir setiap hari terjadi. Pernah suatu malam paha Ruben mengeluarkan banyak darah, padahal ia tidak terluka. Malam lainnya, pintu kamarnya menutup sendiri seperti dibanting dengan kencang.



Lalu, Ruben dan seisi rumah melihat sesosok Gorilla yang menarik-narik asisten rumah tangganya ketika sedang berdoa.

Tempat bisnisnya juga tak terhindar dari serangan. Pernah suatu hari ada yang menebar kotoran kucing dan tanah merah di restoran milik Ruben.

Saat itu Ruben mengatakan mengenal siapa pelakunya. Kendati demikian ia tidak berniat untuk melapor ke pihak berwajib. Ia memilih untuk berpasrah pada kehendak Tuhan dan terus melawan teror itu dengan kekuatan doa.

Berikut beberapa fakta terkait teror terbaru yang dialami oleh Ruben Onsu.

1. Rumah dilempar batu

Senin (17/12) menjadi peristiwa yang mungkin tidak terlupakan oleh Ruben Onsu. Malam itu, rumah presenter berusia 35 tahun itu dilempar batu oleh orang tidak dikenal. Peristiwa diketahui terjadi pukul 23.25 WIB.



Kala itu, istri dan anak Ruben, yakni Sarwendah dan Thalia Putri Onsu, sedang berada di rumah. Minola Sebayang, sebagai pengacara yang diberi kuasa Ruben mengatakan, bahwa adik Sarwendah saat itu juga berada di sana.



"Adik Sarwendah juga kebetulan sedang ada di rumah Ruben. Adiknya dengar pecahan kaca yang sangat keras. Ternyata yang pecah itu kaca kamar depan yang menghadap jalan, kamar transit Thalia," ujar Minola Sebayang saat dihubungi kumparan melalui sambungan telepon, Selasa (18/12).

2. Surat ancaman

Ketika Sarwendah dan para pekerja menghampiri kamar, terlihat pecahan kaca berserakan di lantai. Tidak hanya batu saja, ternyata ada surat ancaman di sana.



"Di situ ada kertas bertuliskan ancaman atau intimidasi," ucap Minola. Hanya saja, ia belum bersedia untuk membocorkan apa ancaman atau intimidasi yang tertulis di sana.

3. Ruben kala itu sedang bekerja

Saat peristiwa itu terjadi, Ruben sedang bekerja di salah satu stasiun televisi. Setelah menyelesaikan pekerjaannya, Ruben menuju ke Polsek Pesanggrahan untuk melaporkannya.



"Polisi kemudian langsung melakukan olah TKP. Mereka sudah membawa barang-barang, seperti batu, tulisan ancaman, dan lain-lain yang diperlukan. Olah TKP dihentikan pada pukul 02.30 WIB karena takut mengganggu tetangga," tutur Minola.

4. Vila milik Ruben dirampok

Teror yang datang tidak hanya mengusik kediaman Ruben di Jakarta. Vila miliknya yang berada di kawasan Jawa Barat juga diusik. Sejumlah barang elektronik di vila tersebut, raib dibawa maling.

"Aku baru dengar kabar tadi pagi, di vila aku kerampokan juga. Apa ya, di akhir tahun ini Tuhan lagi kasih hadiah indah sih, jadi… Saya masih bersyukur tidak ada korban jiwa sih," ucap Ruben ditemui di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (18/12).

5. Ruben lelah dengan semua teror

Pembawa acara progam 'Brownis' ini tidak tahu berapa kerugian yang dialami akibat teror tersebut. Namun, ia mengaku lelah dengan teror yang dialami selama ini.

Akibat kejadian itu pula, Ruben mengaku kurang istirahat.



"Saya ingin napas dulu. Saya baru tidur pagi hari, terus pukul 09.00 WIB saya udah mulai meeting lagi. Sekarang saya udah mulai lanjut meeting. Saya capek badannya, saya mau pikirin kondisi saya dulu saat ini. Jadi capek sih," ungkapnya.

6. Kondisi psikis anak dan istri terganggu

Ruben semakin sedih ketika mengingat kondisi psikis istri dan anaknya. Apalagi saat ini Sarwendah diketahui tengah mengandung calon anak kedua.



"Kasihan istri saya jadi takut. Terus kayak tadi kalau aku pergi yang kaya biasanya, dan dia kayak takut lagi mau pergi. Jadi ya kasian sih. Maksudnya aduh, kalau kalian tahu badan saya ini, saya capek banget deh, capek banget gitu," tuturnya dengan suara terbata-bata.

"Hal-hal yang kayak gini yang membuat terus menakut-nakuti keluarga saya dengan cara apapun itu. Jadi otomatis akhirnya saya harus lapor ke pihak berwajib, karena ini berbentuk batu dan berbentuk tulisan, gitu. Jadi tulisannya seperti apa, biar pihak kepolisian yang menjawab," lanjutnya.

7. Tetap mencoba positif



Meski cobaan datang bertubi-tubi, Ruben selalu mengambil sisi positif. Menurutnya, peristiwa yang terjadi merupakan hadiah Natal terindah untuk dirinya dan keluarga.

"Ini kado terindah menuju natal buat saya gitu dan di malam bersamaan. Dan saya bukan masalah kerugiannya atau apa, tapi ini kan masalah ke psikologis. Istri saya jadi ketakutan terus gitu. Jadi ya, gimana sih ada rasa ketakutan-ketakutan yang kayak gitu? Yang saya harus pelan-pelan coba kembalikan kepercayaan dia sama hal itu lagi sih," ujar Ruben Onsu.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.