BANDAR CEME - Sempat Melawan dan Loncat dari Motor, Siswi SMP di Lombok Diperkosa Oleh Pacar dan 3 Temannya Hingga Tewas
BANDAR CEME - S (18) akhirnya ditangkap karena telah menjadi dalang dari pemerkosaan pacarnya sendiri, EA.
EA sendiri masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
S rupanya tak sendirian, ia memperkosa pacarnya bersama 3 temannya yang lain.
Mereka adalah Irwan Hadi (34), Makbullah (23), dan Ade Putra Ependi (25).
Kasus pemerkosaan terhadap EA menghebohkan warga Lombok Timur karena korban diperkosa hingga tewas.
Kejadian pemerkosaan tersebut berawal saat korban dijemput S untuk diajak menonton acara Musabaqah.
Setelah acara selesai, S mengajak korban untuk menemaninya mabuk bersama 3 pelaku lainnya.
Setelah para pelaku dalam kondisi mabuk, S menyetubuhi korban di dalam sebuah kebun di Desa Sukamulia Praida, Bagik Payung Timur, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur.
Selesai menyetubuhi korban, S menawarkan korban untuk disetubuhi oleh rekannya namun ditolak oleh korban.
Dengan bujuk rayu, akhirnya korban mau dibonceng oleh pelaku Irwan untuk diantar pulang.
Di tengah perjalanan, korban akhirnya loncat dari atas motor yang dikemudikan oleh Irwan karena diduga ketakutan.
Korban mengalami luka di bagian kepala dan telinga mengeluarkan darah hingga tidak sadarkan diri.
Mengetahui hal tersebut, S bersama pelaku Ade malah membawa korban ke kebun dan kembali menyetubuhinya.
Setelah itu, EA diserahkan kepada tersangka Irwan dan Makbullah yang sudah menunggu mereka di sebuah gudang di Dusun Lendang, Desa Sukarma, Kecamatan Aikal.
Kedua pelaku menyetubuhi korban yang masih dalam keadaan pingsan secara bergiliran.
Setelah memperkosanya, kedua pelaku membawa korban ke puskesmas Kalijaga, namun di tengah perjalanan korban meninggal dunia.
Karena panik, kemudian keempat pelaku megarang cerita seolah-olah korban di temukan di tengah jalan dalam keadaan sempoyongan kemudian mereka antarkan ke puskesmas.
Saat ini keempat pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Lombok Timur untuk penyelidikan lebih lanjut.
Meski telah menangkap para pelaku, polisi masih mendalami kasus tersebut terkait adanya kemungkinan tersangka lain.



No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.