Tuesday, July 30, 2019

Karena berbeda bahasa , Seorang Turis dapati kecaman oleh netizen jepang

Karena berbeda bahasa , Seorang Turis dapati kecaman oleh netizen jepang

Karena berbeda bahasa , Seorang Turis dapati kecaman oleh netizen jepang



Masalah lain bahasa ternyata bukan hanya menjadi tantangan saat traveling. Baru-baru ini, seorang turis yang membagikan potret liburan dan video lewat software TikTok juga ikut di cela karena tantangan bahasa.

Dikutip dari laman Sora News 24, insiden ini kesatu berawal saat warganet Jepang menyaksikan siaran video TikTok oleh turis Australia.

Dalam video tersebut, tampak andai sang turis tengah berfoto dan bermain-main dengan hiu paus.

Berbeda dengan hiu lain, hiu paus memang familiar mempunyai pergerakan lambat dan jinak.

Di Jepang, hiu paus juga adalahsalah satu fauna yang populer dan dapat diajak berenang bersama.


Namun, yang dipersoalkan oleh warganet Jepang, hiu paus dalam potret tersebut terlihat sedang di atas pasir pantai.

Ini disebabkan hiu paus dalam unggahan video tersebut sebetulnya hanyalah patung yang tercipta dari pasir pantai.

Sang turis sendiri sebetulnya sudah menyebutkan di TikTok bahwa dia tengah bermain dengan "Amazing sand sculpture".

Sayang, sebab kendala bahasa yang ada, warganet Jepang telah lebih dulu mengecam turis itu dan menuduhnya mengerjakan kekerasan pada binatang.

"Berhenti bermain pasir dengannya dan kembalikan dia ke air. Kalau kau tidak bis amelakukannya sendiri, bagaimana andai kau menelepon polisi atau penjaga pantai?"

"Kembalikan ke laut…"

"Penyiksaan. Ini menyedihkan," tulis yang lain.

Untung saja, sebelum turis ini dikecam tidak sedikit orang, sejumlah warganet Jepang yang mengetahui bahasa Inggris lekas menyatakan jika tersebut bukan hiu paus sungguhan.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.