Friday, August 02, 2019

Tasya Kamila Bicara soal Body Shaming Netizen terhadap Bayinya


Tasya Kamila Bicara soal Body Shaming Netizen terhadap Bayinya

Tasya Kamila Bicara soal Body Shaming Netizen terhadap Bayinya


Mantan biduan cilik Tasya Kamila meluapkan kekesalannya untuk netizen yang berkomentar nyinyir terhadap wajah dan tubuh anaknya, Arrasya Wardhana Bachtiar, bayi berusia dua bulan. Ia jelas mengalamatkan kejengkelannya tersebut kepada netizen di unggahan Instagram storiesnya, di @tasyakamila, Rabu, 31 Juli 2019.

“Di balik kegemesan si baby, terdapat mamanya yang tepok jidat baca komentar netijen,” tulis istri Randi Bachtiar ini. Tasya juga menyebutkan kalimat-kalimat nyinyir netizen yang menurut keterangan dari dia telah mengerjakan body shaming terhadap bayinya.

“Kak jidat anaknya lebar,” “Kak hidung si dedek dipencet-pencet dong biar mancung,” dan “Arrasya tidak cukup gembul, masih kurus kelihatannya.”

Kalimat-kalimat nyinyir ini terlontar saat biduan Libur Telah Tiba ini mengunggah video putranya yang tampak tertawa menggemaskan guna kesatu kalinya pada Selasa, 30 Juli 2019. Di video itu, tersiar suara Tasya yang menyuruh bermain putranya.

Netizen pun menyerahkan tanggapannya atas video Arrasya itu. Kebanyakan netizen mengungkapkan perasaan gemasnya menyaksikan kelucuan Arrasya. Tapi tak tidak banyak netizen malah berfokus pada dahi Arrasya.

“Thank you for your concern but my baby is healthy and happy (terima kasih guna perhatiannya, yang urgen bayi saya sehat dan bahagia),” tulis Tasya dengan kesal. Ia juga melanjutkan kegusarannya dengan suatu pertanyaan. “Mengapa di dunia ini terdapat orang yang mempermalukan bayi?”

Unggahan Tasya ini tidak sedikit diunggah ulang oleh akun-akun gosip. Netizen juga kembali berkomentar atas reaksi Tasya Kamila. Sebagian menyokong kegusaran Tasya yang dirasakan mewakili suara ibu-ibu.

“Jangankan netijen. Orang-orang jengukin bayi aku pun suka body shamingin si dedek. Padahal mereka sendiri lebih kucel, hitam, dan bau,” ucap netizen beralamat @aliyahusnan. Tapi ada pun yang tetap mengomentari soal kening yang lebar ini malah menunjukkan si bayi berbakat cerdas, seperti keyakinan sebagian daerah.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.