Tuesday, July 30, 2019

VIRAL! Seorang Pria Misterius yang memakan kucing di daerah Kemayoran

VIRAL! Seorang Pria Misterius yang memakan kucing di daerah Kemayoran

VIRAL! Seorang Pria Misterius yang memakan kucing di daerah Kemayoran



Sebuah video mengejutkan viral di media sosial Twitter.

Video tersebut mengindikasikan seorang lelaki memakan kucing hidup-hidup.

Dalam video tersebut, dilafalkan lokasi lelaki yang memakan kucing hidup-hidup tersebut berada di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Namun tidak jelas siapa lelaki tersebut.

Polisi pun menyatakan sedang menggali pria itu atas permintaan netizen yang geram dengan aksi lelaki tersebut.

Kepala Polsek Kemayoran Komisaris Polisi Syaiful Anwar menuliskan pihaknya sedang menggali pria yang terdapat dalam video itu.

"Itu yang saya cari orangnya telah tidak terdapat dari kemarin, kami tanya-tanya telah tidak terdapat orangnya," ujar Syaiful ketika dihubungi, Senin (29/7/2019).

Di Indonesia, terdengar mengherankan di telinga bahwa daging kucing dapat dijadikan santapan sehari-hari.

Bahkan, untuk pencinta kucing, urusan itu jelas dapat dianggap tak waras dan di luar akal sehat.

Sebab, untuk kebanyakan orang, kucing merupakan hewan lucu, imut, dan menggemaskan.

Tak jarang, anda menjadikan kucing sebagai hewan peliharaan di rumah, di samping anjing.

Di samping itu, mengonsumsi daging kucing juga dapat memiliki akibat yang berbahaya untuk kesehatan.

dalam sejumlah tahun terakhir sudah terjadi penambahan kesadaran soal daging fauna yang mentah.

Alasannya karena urusan itu menghadirkan risiko guna terpapar oleh organisme yang berpotensi menular yang mematikan.

Untuk permasalahan makan daging kucing, alasannya disebabkan pola santap kucing sendiri.

Seperti yang anda tahu, kucing binal memakan makanan yang bervariasi di alam binal termasuk organ, otak, mamalia kecil, burung, ikan, ular reptil lain, serangga dan kadang-kadang perut dan usus tikus dan fauna pengerat lainnya.

Akibatnya santap tersebut tidak bisa diproses dan dirasakan tidak aman.

Sebab, kita dapat tertular parasit dan bakteri dari kucing tersebut.

Dalam suatu studi tahun 2012 oleh Pusat FDA guna Kedokteran Hewan (CVM) misalnya, terdapat 1.000 sampel makanan hewan diteliti untuk kontaminasi penyakit bawaan makanan.

Hasilnya, anda lebih barangkali terkontaminasi dengan bakteri penyebab penyakit andai mengonsumsi daging fauna mentah. Terutama fauna liar.

Sementara dikutip dari One Green Planet pada Senin (29/7/2019), ini sejumlah dampak buruk mengonsumsi daging kucing.

Rabies

Salah satu bahaya terbesar dari mengonsumsi daging kucing ialah penyebaran rabies dari fauna ke manusia.

Menurut daftar Center for Disease Control, melulu 10 orang yang pernah selamat dari penyakit mencekam ini.

Sebab, penyakit mematikan ini bisa dengan gampang menyebar.

Mudah terjangkit penyakit lain

Ada sejumlah penyakit dan infeksi yang ada pada daging kucing yang dapat membahayakan kesehatan manusia.

Misalnya penyakit dan bakteri laksana E. Coli dan salmonella.

Ada pun bahaya infeksi bakteri laksana anthrax, brucellosis, hepatitis, dan leptospirosis yang bisa menyebar melewati daging yang dikonsumsi manusia.

WHO memperingatkan bahwa mengonsumsi daging kucing dapat menambah 20 kali lipat risiko terinfeksi bakteri.

Ditambah, bakteri yang telah menyebar dapat mengakibatkan peradangan di pembuluh darah bila tidak dipedulikan tidak diobati, urusan ini bisa berdampak fatal.

Resistensi antibiotik

Dampak beda mengonsumsi daging kucing ialah mengalami resistensi antibiotik.

Resistensi antibiotik merupakankeadaan di mana bakteri atau kuman tidak bisa lagi dibunuh dengan antibiotik.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.