Miris! Para Penumpang Bus Ini Tak Beri Kursi ke Lansia
Miris! Para Penumpang Bus Ini Tak Beri Kursi ke Lansia
Semakin tidak sedikit saja orang individualis kini ini
Saat sedang di angkutan umum, ada sejumlah aturan dasar yang seharusnya dipatuhi oleh masing-masing penumpang. Misalnya, tidak melemparkan sampah sembarangan, tidak merokok, dan pun memberikan prioritas lokasi duduk untuk orang lanjut usia, anak-anak, dan perempuan hamil. Namun, yang terakhir ini begitu susah diterapkan.
Masih tidak sedikit penumpang muda dan sehat yang tak mau memprioritaskan mereka yang perlu tempat duduk. Mungkin semua penumpang muda ini telah terbiasa hidup dalam persaingan, sampai-sampai merasa bahwa siapa yang mendapat lokasi duduk duluan, maka dia berhak menggunakannya hingga tujuan. Apalagi bila tujuannya jauh, 'kan pegel pun tuh berdiri terus.
Yah, sebetulnya ini melulu masalah sikap dan etika aja, sih. Apakah anda tega menyaksikan orang tua berdiri di angkutan umum sementara anda duduk? Seperti pemandangan yang terjadi di suatu bus dengan destinasi Kota Dumaguete, Filipina ini.
Kala itu, penumpang mempunyai nama Jovit Je Lim dan istrinya yang sedang hamil, menyaksikan pasangan lansia darurat berdiri di dalam bus. Nggak terdapat penumpang beda yang menawarkan lokasi duduk untuk mereka.
Bahkan, terdapat yang tampak berpura-pura tertidur pulas supaya tidak mesti menyerahkan kursinya. Karenanya, pasangan kakek dan nenek ini mesti berusaha untuk berdiri stabil. Mereka sailng berpelukan supaya tidak terjatuh ketika bus melaju.
Berdasarkan unggahan Jovit tersebut, pasangan ini baru mendapatkan lokasi duduk saat bus mendarat di Manjuyod, yang berjarak lebih dari 1 jam dari Dumaguete.
Foto ini juga viral dan menciptakan kesal netizen. Mereka mengecam semua penumpang beda yang sama sekali tidak tergerak hatinya untuk menyerahkan tempat duduk. Bagaimana mereka dapat tega menyaksikan pasangan lansia berdiri di bus?
Peraturan di Filipina sendiri menyerahkan hak istimewa terhadap penduduk lanjut usia ketika menaiki angkutan umum. Mereka seringkali akan diserahkan kursi guna duduk dan pun mendapatkan diskon guna angkutan transportasi darat. Namun, aturan melulu tinggal aturan sebab pelaksanaan di lapangan kadang bertolak belakang 180 derajat.
Nggak barangkali petugas memantau setiap angkutan umum yang ada guna meyakinkan semua lansia menemukan haknya. Semua ini berpulang pada kesadaran penumpang lain. Jika menyaksikan ada lansia naik angkutan umum, ya diinginkan langsung menyerahkan tempat duduk untuk mereka.
Kalau anda sendiri gimana, nih? Apakah anda akan langsung menyerahkan tempat duduk untuk yang membutuhkan, atau lebih memilih pura-pura istirahat dan cuek?




No comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.