Friday, August 02, 2019

Salah Satu Penumpang Sigra yang Tertimpa Truk Berencana Tunangan

Salah Satu Penumpang Sigra yang Tertimpa Truk Berencana Tunangan

Salah Satu Penumpang Sigra yang Tertimpa Truk Berencana Tunangan


Nanda (24) satu dari empat korban tewas dalam kemalangan maut tertimpa truk tanah di Tangerang, Banten, ternyata berencana menikah.

Nanda berencana bertunangan dengan kekasihnya, Irma Sanita (21).

Namun, takdir berbicara lain. Nanda menjadi korban kemalangan maut bareng dua saudaranya.

Nanda menghembuskan nafas terakhirnya bareng kakak dan adiknya, Fatmawati (40) dan Wandi (22), serta satu sopir Grab mempunyai nama Eddy (45).

Ia meninggalkan satu keponakannya mempunyai nama Aisyah (11 bulan) guna selamanya.

Aisyah saat tersebut ada di dalam mobil. Ia selamat dalam dekapan ibunya, Fatmawati.

Ditemui di lokasi tinggal duka di bilangan Cibodas, Kota Tangerang, Irma menyatakan kaget tak karuan bahwa sang kekasih telah pergi guna selamanya.

Ia menangis histeris sesudah mendekati dan menyaksikan wajah Nanda guna terakhir kalinya.

Pada 25 Agustus nanti, Nanda dan Irma berencana tunangan.

"Kita berdua hendak melangsungkan tunangan bulan ini, tanggal 25 dan menikah berakhir Lebaran tahun depan," ujar Irma, Kamis (1/8/2019), laksana dikutip Tribun Jakarta.

Irma mengatakan, Nanda ialah sosok yang paling baik, sopan, dan pintar memungut hati orangtuanya.

"Nanda orangnya periang, bahkan paling baik untuk siapapun. Orangtua saya pun setuju guna menikah dengan Nanda, lagipula dia sosok lelaki yang bertanggungjawab dan pekerja keras," ungkapnya.

Irma bercerita, ia mengenal Nanda ketika masih di Padang. Kemudian berpacaran semenjak tiga tahun lalu.

"Saya hubungan dengan Nanda telah tiga tahun. Awalnya dia sok kenal dan suka menegur dan kesudahannya saya kenalan sebab memang almarhum ialah orang yang baik," kenang dia.

"Kami baru dekat pada ketika sudah di Tangerang dan berjualan bareng di Pasar Kebon Besar," kata Irma.

Irma terakhir bertemu dengan Nanda pada Rabu malam. Saat itu, sang kekasih menyatakan capek dan hendak istirahat.

"Semalam saya terakhir bertemu, memang kami tidak jarang kali bersama. Mulai dari berangkat sampai pulang, namun saya tidak menyaksikan adanya kejanggalan pada diri tunangan saya," katanya.

Kecelakaan truk tanah yang menimpa mobil Sigra terjadi di Jalan Imam Bonjol, Panunggangan Barat, Cibodas, Kota Tangerang, Kamis pagi.

Sopir truk tadinya menghindari razia aparat kepolisian. Pasalnya, truk itu melintas di ruas jalan protokol, yaitu Jalan Imam Bonjol, Kota Tangerang.

Sopir berinisial SEJ tersebut pun melanjutkan perjalanan ke arah Kota Tangerang ketika ia merasa kondisi sudah aman dari razia polisi.

Tiba-tiba as roda truk patah dan mengakibatkan truk tidak bisa dikendalikan. Truk yang membawa tanah tersebut pun miring dan menimpa mobil Sigra sampai remuk.

Sopir truk sempat melarikan diri guna menghindari amuk massa, tetapi belakangan memberikan diri ke Kepolisian.

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.